Oleh: masadini | Desember 20, 2012

Pijat Bayi

Pijat adalah seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang telah dipraktekkan sejak berabad-abad silam. Pijat pertama yang dialami setiap manusia terjadi saat berada dalam rahim ibu, didekap oleh rahim ibu dan dibelai oleh air ketuban. Di dalam rahim ibu, bayi didendang dan ditenangkan oleh suara detak jantung dan diayun secara ritmis dan lembut oleh gerakan napas ibu yang teratur serta dibelai lembut oleh cairan ketuban.

 

Manfaat pijat bayi sebagai berikut :

1.  Dampak biokimia yang positif

  • Penurunan kadar hormon stres (catecholamine)
  • Meningkatkan kadar serotonin
  • Peningkatan kadar zat daya tahan tubuh (immunoglobulin) terutama IgG, IgA, dan IgM.

2.  Dampak klinis yang positif

  • Peningkatan jumlah sel dan daya racun (sitotoksisitas) dari sistem imunitas (sel pembunuh alami/natural killer cells)
  • Mengubah gelombang otak secara positif
  • Memperbaiki sirkulasi darah dan pernapasan
  • Merangsang fungsi pencernaan serta pembuangan
  • Meningkatkan kenaikan berat badan
  • Mengurangi depsresi dan ketegangan
  • Meningkatkan kesiagaan
  • Membuat tidur lelap dan setelah bangun, konsentrasinya lebih penuh dan lebih kritis
  • Mengurangi rasa sakit
  • Mengurangi kembung dan colic (sakit perut)
  • Meningkatkan hubungan orang tua dan bayi (bonding)
  • Meningkatkan volume air susu ibu
  • Melatih respon saraf pada tubuh bayi yang dapat memacu perkembangan reflek tubuh bayi
  • Membantu perkembangan susunan otot bayi
  • Mempercepat myelinasi (proses perbaikan sistem saraf tatkala jaringan saraf tertutup lemak yang disebut myelin).

3.  Segi psikologis

  • Apabila pijat bayi tersebut dilakukan oleh orang tua bayi, maka hal tersebut akan menambah kedekatan antara bayi dan orang tua. Karena bahasa sentuhan cinta sangat mempengaruhi perasaan bayi
  • Mengembangkan terjalinnya komunikasi bayi. Karena dapat merangsang kontak mata, ekspresi wajah, dan ekspresi tubuh bayi
  • Memberikan rasa nyaman pada bayi
  • Membuat bayi lebih tenag dan tidak mudah rewel.

4.  Bagi orang tua

  • Lebih percaya diri terhadap pean barunya
  • Mengisi waktu secara berkualitas
  • Meningkatkan kompetensi dalam menenangkan dan menyamankan bayi
  • Relaks dan menyenangkan
  • Membuat orang tua lebih responsif terhadap kebutuhan bayi

 

Tahap-tahap pijat bayi usia 3 bulan – 3 tahun :

1.  Kaki

  • Perahan cara India : Peganglah kaki bayi pada pangkal paha seperti memegang pemukul softball, kemudian gerakkan tangan ke pergelangan kaki secara bergantian seperti memerah susu atau dengan arah yang sama, gunakan kedua tangan secara bersamaan, mulai dari pangkal paha dengan gerakan memeras, memijat, dan memutar kedua kaki bayi secara lembut.

Gambar

 

  • Perahan cara Swedia : Peganglah kaki bayi pada pergelangan kaki, gerakkan tangan secara bergantian dari pergelangan kaki ke pangkal paha atau gunakan kedua tangan secara bersamaan ke arah yang sama dimulai dari pergelangan kaki dengan gerakan memeras, memijat, dan memutar lembut kaki bayi.

Gambar

  • Telapak kaki : urutlah telapak kaki bayi dengan kedua ibu jari secara bergantian, dimulai dari tumit kaki menuju ke jari atau buatlah lingkaran-lingkaran kecil dengan kedua ibu jari secara bersamaan pada seluruh telapak kaki dimulai dari tumit.

Gambar

 

  • Jari : pijatlah jari-jari kaki satu per satu dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki dan diakhiri dengan tarikan lembut pada setiap ujung jari.

Gambar

  • Punggung kaki : dengan kedua ibu jari, buatlah lingkaran di sekitar kedua mata kaki sebelah dalam dan luar kemudian urutlah seluruh punggung kaki dengan kedua ibu jari secara bergantian dari pergelangan kaki ke arah jari atau buatlah gerakan yang membentuk lingkaran-lingkaran kecil dengan kedua ibu jari secara bersamaan, dari daerah mata kaki ke jari kaki.

Gambar

 

  • Gerakan menggulung : pegang pangkal paha dengan kedua tangan anda kemudian buatlah gerakan menggulung dari pangkal paha menuju pergelangan kaki.

Gambar

  • Gerakan akhir : rapatkan kedua kaki bayi, lalu letakkan kedua tangan anda secara bersamaan pada pangkal paha kemudian usap dengan halus kedua kaki bayi dari atas ke bawah.

Gambar

 

2.  Perut : untuk pemijatan di bagian perut hindari pemijatan pada tulang rusuk atau ujung tulang rusuk.

  • Mengayuh pedal sepeda : lakukan gerakan pada perut bayi seperti mengayuh pedal sepeda, dari atas ke bawah perut, bergantian dengan tangan kanan dan kiri.

Gambar

 

  • Menekan perut : tekuk kedua lutut bayi bersamaan dengan lembut ke permukaan perut bayi, dapat juga secara bergantian, dimulai dengan lutut kanan dan dilanjutkan dengan lutut kiri.

Gambar

  • Bulan-matahari : buat lingkaran dengan ujung-ujung jari tangan kanan mulai dari perut sebelah kanan bawah (daerah usus buntu) sesuai arah jarum jam kenudian kembali ke daerah kanan bawah (seperti bentuk bulan), diikuti oleh tangan kiri yang selalu membuat bulatan penuh (seperti bentuk matahari).

Gambar

  • Jam : dengan membayangkan perut bayi bagian paling atas dianggap jam 12,  bagian paling bawah perut dianggap jam 6. buat lingkaran searah jarum jam dengan tangan kanan anda dibantu tangan kiri dimulai pada jam 8 (di daerah usus buntu).

Gambar

  • Gerakan ”I Love You” : Pijatlah perut bayi mulai dari bagian kiri atas ke bawah dengan menggunakan jari-jari tangan kanan seolah membentuk huruf ”I” kemudian bentuklah huruf ”L” terbalik dengan melakukan pemijatan dari kanan atas perut bayi ke kiri atas lalu ke kiri atas kemudian dari kiri atas ke kiri bawah, selanjutnya bentuklah huruf ”U” terbalik, dimulai dari kanan bawah (daerah usus buntu) ke atas lalu ke kiri, ke bawah, dan berakhir di perut kiri bawah.

Gambar

 

  • Gelembung : letakkan ujung-ujung jari pada perut bayi di bagian kanan bawah dan buatlah gerakan dengan tekanan sesuai arah jarum jam dari kanan bawah ke kiri bawah guna memindahkan gelembung-gelembung udara.

Gambar

 

3.  Dada 

  • Buku tua : dengan kedua telapak tangan, buatlah gerakan dari tengah dada ke samping luar seolah sedang meratakan kertas pada buku tua.

Gambar

 

  • Jantung besar dan kupu-kupu : buatlah gerakan yang membentuk gambar jantung dengan meletakkan ujung-ujung jari kedua tangan anda di ulu hati. Setelah itu, buat gerakan ke atas sampai di bawah leher kemudian ke samping di atas tulang selangka lalu ke bawah kembali ke ulu hati seolah membuat gambar jantung. Gerakan dilanjutkan dengan membuat gambar kupu-kupu. Dimulai dengan tangan kanan yang memijat menyilang dari ulu hati ke arah bahu kanan, dan kembali ke ulu hati kemudian dengan tangan kiri ke bahu kiri, dan kembali ke ulu hati.

Gambar

  • Jantung kecil : buatlah gerakan seperti gambar jantung kecil di sekitar puting susu.

Gambar

  • Burung kecil : buatlah gerakan seolah membuat gambar jantung besar hingga ke tepi selangka kemudian dengan jari-jari tangan yang diregangkan buatlah gerakan seolah membuat gambar sayap burung kecil, dimulai dari samping dada ke atas.

Gambar

 

4.  Tangan

  • Perahan cara India : Peganglah lengan bayi dengan kedua telapak tangan mulai dari pundak seperti memegang pemukul softball, kemudian gerakkan tangan kanan dan kiri ke bawah secara bergantian dan berulang-ulang seolah memerah susu sapi atau dengan kedua tangan lakukan gerakan memeras, mamijat, dan memutar secara lembut pada lengan bayi mulai dari pundak ke pergelangan tangan.

                                Gambar          Gambar

  • Perahan cara Swedia : pijatan dimulai dari pergelangan tangan ke arah badan untuk mengalirkan darah ke jantung dan paru-paru. Gerakkan tangan kanan dan kiri secara bergantian, mulai dari pergelangan ke arah pundak atau dengan kedua tangan lakukan gerakan memeras, memutar, dan memijat secara lembut pada lengan bayi mulai dari pergelangan tangan ke pundak.

Gambar

 

  • Telapak tangan : dengan kedua ibu jari, pijatlah telapak tangan seolah membuat lingkaran-lingkaran kecil dari pergelangan tangan ke arah jari-jemari. Sedangkan keempat jari lainnya memijat punggung tangan.

Gambar

 

  • Jari : pijat jari bayi satu per satu menuju ujung jari dengan gerakan memutar. Akhiri gerakan ini dengan tarikan lembut pada tiap ujung jari.

Gambar

 

  • Gerakan menggulung : peganglah lengan bayi bagian atas/bahu dengan kedua telapak tangan. Bentuklah gerakan menggulung dari pangkal lengan menuju pergelangan tangan/jari-jari.

Gambar

 

  • Gerakan akhir : rapatkan kedua lengan bayi pada badannya, usap dengan lembut kedua lengan bayi dengan kedua tangan anda secara bersamaan mulai dari pundak sampai ke pergelangan tangan.

Gambar

5.  Muka

  • Membasuh muka : tutuplah wajah bayi dengan kedua telapak tangan anda dengan lembut sambil berbicara pada bayi secara halus. Gerakkan kedua tangan anda ke samping pada kedua sisi wajah bayi seperti gerakan membasuh muka.

                              Gambar         Gambar

 

  • Dahi : menyetrika dahi, letakkan jari-jari kedua tangan anda pada pertengahan dahi. Tekankan jari-jari anda dengan lembut mulai dari tengah dahi bayi ke arah samping kanan dan kiri seolah menyetrika dahi. Setelah itu, gerakkan ke bawah ke daerah pelipis dan buatlah lingkaran-lingkaran kecil di pelipis kemudian gerakkan ke arah dalam melalui daerah pipi di bawah mata.

Gambar

 

  • Alis : menyetrika alis, letakkan kedua ibu jari anda di antara kedua alis mata. Lalu pijat bagian atas mata/alis mulai dari tengah ke samping seperti menyetrika alis.

Gambar

 

  • Hidung : senyum pertama, letakkan kedua ibu jari anda di antara kedua alis. Tekanlah ibu jari anda dari pertengahan kedua alis turun melalui tepi hidung ke arah pipi kemudian gerakkan ke samping dan ke atas seolah membuat bayi tersenyum.

Gambar

  • Rahang atas : senyum kedua, letakkan kedua ibu jari anda pada pertengahan rahang atas atau di atas mulut di bawah sekat hidung. Gerakkan kedua ibu jari anda dari tengah ke samping dan ke atas ke daerah pipi seolah membuat bayi tersenyum.

Gambar

 

  • Dagu/rahang bawah : senyum ketiga, letakkan kedua ibu jari anda di tengah dagu. Tekankan dua ibu jari pada dagu lalu gerakkan dari tengah ke samping kemudian ke atas seolah membuat bayi tersenyum.

Gambar

 

  • Belakang telinga : dengan tekanan lembut, gerakkan jari-jari kedua tangan anda dari belakang telinga kanan dan kiri ke tengah dagu atau gerakkan jari-jari kedua tangan anda dari belakang telinga membentuk lingkaran-lingkaran kecil ke seluruh kepala.

Gambar

6.  Punggung

  • Gerakan maju mundur : kuda goyang, tengkurapkan bayi melintang di depan anda dengan kepala di sebelah kiri dan kaki di sebelah kanan anda. Pijatlah dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggung bayi, dari bawah leher sampai ke pantat bayi.

Gambar

 

  • Gerakan menyetrika : lakukan usapan dengan telapak tangan kanan anda menyerupai gerakan menyetrika, dimulai dari pundak ke bawah sampai ke pantat.

Gambar

 

  • Gerakan melicinkan kertas : tengkurapkan bayi anda dengan kaki mengarah pada anda. Letakkan kedua telapak tangan anda pada pantat bayi kemudian usaplah kedua sisi tulang belakang dengan lembut mulai dari pantat ke atas sampai ke bahu seolah anda sedang melicinkan kertas kumal yang panjang.

Gambar

  • Gerakan melingkar : buatlah gerakan-gerakan melingkar kecil-kecil dengan jari-jari kedua tangan anda, mulai dari batas leher atas turun ke bawah sampai batas leher bawah kemudian menyusuri bahu kanan dan kiri. Setelah itu, lanjutkan dengan gerakan dari batas leher bawah turun ke bawah di sebelah kanan dan kiri tulang punggung sampai pantat.

Gambar

 

  • Gerakan menggaruk : tekankan dengan lembut kelima jari-jari tangan kanan anda pada punggung bayi kemudian buat gerakan seperti menggaruk ke bawah memanjang sampai ke pantat bayi.

Gambar

 

Tindakan yang dianjurkan selama pemijatan :

  1. Pandanglah mata bayi disertai pancaran kasih sayang selama pemijatan berlangsung
  2. Bernyanyilah atau putarkanlah lagu-lagu yang tenang/lembut untuk menciptakan suasana tenang selama pemijatan
  3. Awali pemijatan dengan melakukan sentuhan ringan kemudian secara bertahap tambahkanlah tekanan pada sentuhan tersebut, terutama bila anda sudah yakin bahwa bayi mulai terbiasa dengan pijatan yang sedang dilakukan
  4. Tanggaplah pada isyarat yang diberikan bayi anda. Bila bayi menangis, cobalah untuk menenangkannya sebelum melanjutkan pemijatan. Bila bayi menangis lebih keras, hentikanlah pemijatan, karena mungkin bayi minta digendong, disusui, atau sudah mengantuk dan ingin tidur
  5. Mandikan bayi segera setelah pemijatan berakhir agar bayi merasa segar dan bersih setelah terlumuri minyak atau baby oil/lotion
  6. Lakukan konsultasi pada dokter atau perawat untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut tentang pemijatan bayi
  7. Hindarkan mata bayi dari percikan atau lelehan minyak atau baby oil/lotion.

 

Tindakan yang tidak dianjurkan :

  1. Jangan memijat bayi langsung setelah bayi selesai makan
  2. Jangan membangunkan bayi khusus untuk pemijatan
  3. Jangan memijat bayi pada saat bayi dalam keadaan tidak sehat
  4. Jangan memijat bayi pada saat bayi tak mau dipijat
  5. Jangan memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: